Nama Lembaga

Perkumpulan  Media Lintas Komunitas dan selanjutnya disebut Media Link

Latar Belakang

Lembaga ini didirikan berlatarbelakang keprihatinan terhadap pemanfaatan informasi bagi kepentingan publik. Perkembangan teknologi media membuat arus informasi begitu masif. Melalui media massa atau media-media yang dikategorikan sebagai new media (media berbasis teknologi internet), informasi bersliweran di sana-sini menghujani publik. Tapi, informasi yang melimpah tersebut ternyata belum tentu memberikan manfaat bagi kehidupan publik.

Ada dua penyebab mengapa arus informasi dan keberadaan media belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pertama, derasnya arus informasi akibat globalisasi ternyata tidak menghasilkan akses yang sama bagi publik terhadap informasi. Penguasaan terhadap informasi atau sumber-sumber informasi tidak merata. Ada pihak yang mendapatkan akses lebih terhadap informasi dan sumber-sumber informasi, termasuk media. Masyarakat yang semakin kompleks membawa konsekuensi perseberan dan akses informasi terbagi-bagi ke dalam kelompok-kelompok dan jaringan-jaringan. Siapa yang mendapatkan manfaat aliran informasi adalah kelompok dan jaringan-jaringan yang terhubung pada sumber dan pusat distribusi informasi.

Implikasi dari kondisi di atas adalah ketimpangan terhadap akses informasi. Akses informasi terkait dengan bagaimana masyarakat dapat memperoleh keuntungan dari keberadaan informasi. realitas empirik justru menunjukkan bahwa keterbukaan informasi itu  nampaknya hanya berlaku bagi kelompok-kelompok kepentingan-kepentingan tertentu yang menguntungkan mereka, dan mungkin merugikan pihak-pihak yang lain.

Sebagai contoh, informasi yang terkandung dalam iklan-iklan kosmetik, iklan-iklan para calon legislatif (caleg) dari berbagai partai politik yang banyak bertebaran, produk teknologi tertentu melalui media cetak  atau elektronik, dan bahkan bercakap-cakap melalui dunia maya, memang semakin bebas dan mampu menjangkau khalayak yang sangat luas dengan bantuan teknologi internet. Akan tetapi  semua itu tetap mewakili kepentingan tertentu, yakni pihak-pihak yang memproduksi bukan yang mengkonsumsi.  Itulah sebabnya selalu muncul persoalan seperti keluhan berbagai pihak bahwasanya isi media sekarang ini terlalu didominasi oleh berita kriminalitas, seks, kekerasan, dan lain-lain yang cepat berpengaruh negatif terhadap masyarakat khususnya anak-anak.


Penyebab kedua adalah media sebagai salah satu pusat distribusi informasi memiliki logika sendiri untuk menentukan informasi-informasi yang akan disampaikan kepada publik. Logika itu bukan hanya kepentingan publik, tapi juga kepentingan ekonomi dan politik media yang bersangkutan. Akibatnya, tidak jarang informasi-informasi yang menyangkut kepentingan publik, terpinggirkan dan tidak masuk menjadi agenda media. Di sisi lain media telah menjadi sumber informasi utama bagi publik. Media menjadi alat utama untuk membentuk opini publik.

Implikasinya, media dapat dimanfaatkan oleh sebagian orang yang memiliki kemampuan ekonomi dan politik untuk membentuk opini publik bagi kepentingannya. Media dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan pencitraan, membentuk realitas yang dapat mengelabui publik.

Pencitraan sudah sedemikian rupa sehingga substansi tidak lagi menjadi panglima, yang terjadi adalah kemasan menjadi panglima. Kebenaran fakta dan data tidak lagi penting lantaran direduksi oleh upaya pencitraan. Yang muncul adalah kamuflase media yang mencederai hak publik atas informasi yang benar dan sesuai dengan hak asasi manusia.

Kondisi ini akan membuat demokrasi yang sedang tumbuh di negeri ini hanya memberikan manfaat dan keuntungan bagi kelompok-kelompok tertentu, yang mungkin jumlahnya minoritas dalam masyarakat.  Oleh karena itulah, lembaga ini didirikan dengan mandat untuk memastikan bahwa informasi yang beredar terutama melalui media baik media massa maupun non media bermanfaat bagi masyarakat.

Visi

Memperkuat demokrasi dengan mendorong pemerataan informasi dan akses terhadap  sumber-sumber serta pusat distribusi informasi sehingga bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.

Misi

-         Memperkuat upaya menciptakan sistem media yang demokratis sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat

-         Mendorong media massa yang memiliki akses informasi dan pusat distribusi informasi agar memanfaatkan untuk kepentingan masyarakat

-         Aktif dalam setiap upaya untuk memastikan aliran informasi baik akses terhadap sumber informasi dan pusat distribusi berpihak pada kepentingan publik.

Strategi

-         Aktif dalam upaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi media untuk bekerja bagi kepentingan publik

-         Memastikan media baik media massa maupun new media melaksanakan tanggung jawab sosialnya dengan memberikan informasi atau membuat tayangan yang bermanfaat untuk kepentingan publik

-         Membangun kemitraan dengan media dan jurnalis untuk mengangkat isu-isu yang menjadi kepentingan publik.

-         Memfasilitasi media dan kelompok-kelompok yang bergerak di isu-isu sektoral kemitraan dengan berbagai pihak yang bekerja untuk isu-isu publik agar dapat menjadi isu media

-         Menjadi wakil publik bermitra dengan media massa sehingga publik mendapat informasi yang benar dan sehat.

Program

-         Melakukan kajian dan advokasi atas peraturan-peraturan maupun kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan arus informasi bagi masyarakat

-         Melakukan studi atau kajian tentang pencitraan realitas yang dibangun oleh media massa

-         Memantau pemanfaatan akses informasi yang dimiliki jurnalis apakah sudah digunakan untuk kepentingan publik atau belum

-         Membangun pusat informasi yang memfasilitasi jurnalis untuk mendapatkan informasi-informasi terkait isu publik (sindikasi informasi, penyediaan sumber berita)

-         Kampanye media ”pemberian informasi yang benar”

-         Membuat panduan bagi jurnalis untuk meliput/membuat isu-isu publik

-         Memberikan pelatihan kepada kelompok masyarakat dalam berhubungan dengan media

http://perkumpulanmedialink.org

Tags: , , , ,

2 Comments on MEDIA LINK – Media Lintas Komunitas

  1. Saya dukung medialink-nya mas.

  2. fani says:

    iya pak terima kasih pak itu lembaga temen2 dari jakarta pak

Leave a Reply

*